
Negara Indonesia adalah Negara yang memiliki beragam budaya dan tradisi begitu pula dengan makanan yang ada di Indonesia. Sebenarnya makanan yang berasal dari Negara indonesia tidak kalah enak dengan Negara lain. Pada dasarnya tidak ada satu bentuk tunggal dari masakan Indonesia tetapi lebih kepada, keanekaragaman masakan daerah yang dipengaruhi secara lokal oleh keaneka ragaman budaya dan tradisinya serta pengaruh dari makanan asing yang telah masuk ke Indonesia. Berdasarkan sejarah, Negara Indonesia telah terlibat dalam perdagangan dunia dikarenakan letak geografis indonesia serta sumber daya alam yang ada di indonesia. Karena hal tersebut makanan dari Indonesia dikenal dunia,bukti otentik dari hal tersebut adalah kuliner Indonesia telah didapati dalam sejumlah prasasti abad ke-8 sampai ke-10 Masehi. Kala itu, istilah bahasa “boga” telah dikenal, yakni makanan yang berhubungan dengan dapur, dibuat dengan sentuhan seni dan memberikan kenikmatan. Hal itu banyak didapati pada prasasti Jawa dan Sumatera. Akan tetapi semakin ke arah timur Indonesia, tak banyak catatan, dan bahannya makin homogen, yakni sagu. Bahan makanan asli Indonesia telah berkembang dan dipengaruhi oleh seni kuliner India, Timur Tengah,RRC, dan Eropa. Sejumlah pedagang dari Negara Spanyol dan negara Eropa lainya membawa berbagai bahan makanan dari benuaAmerika sebelum Negara Belanda berhasil menguasai Indonesia. Maluku sebagai “Kepulauan Rempah-rempah”, juga menyumbangkan tanaman rempah asli Indonesia kepada seni kuliner dunia.

Masakan Sumatera, sebagai contoh, seringkali menampilkan pengaruh Timur Tengah, dan India, seperti penggunaan bumbu Karinya pada hidangan daging dan sayuran, sementara masakan dari Jawa berkembang dari teknik memasak asli nusantara. Unsur budaya Cina dapat dicermati pada beberapa masakan Indonesia. Masakan seperti Bakmi, bakso dan masakan lain telah terserap dalam seni masakan Indonesia.